يٰا خِتَامَ الْأَنْبِيَاءِ — كُنْتَ تَخْلُو فِي حِرَاءِ
Wahai penutup para nabi, engkau menyendiri di Gua Hira
اِذْ بَدَى وَحَىُ السَّمَاءِ — وَحْىُ رَبِّ الْعَالَمِيْن
Ketika wahyu dari langit tampak — Wahyu dari Tuhan semesta alam
فِي حِرَاءِ كُنْتَ تَخْلُو — وَلَكَ النَّبْجِيْلُ يَحْلُو
Di Gua Hira engkau menyendiri — Dan ketenangan terasa menyenangkan bagimu
وَبِفَضْلِ اللهِ تَعْلُو — يَا اِمَامَ الْمُرْسَلِينْ
Dan dengan karunia Allah engkau ditinggikan — Wahai pemimpin para rasul
فِي حِرَاءِ كُنْتَ تَعْبُدْ — رَبَّكَ الْهَادِي وَتَسْجُدْ
Di Gua Hira engkau menyembah — Tuhanmu yang pemberi petunjuk dan engkau bersujud
بِخُشُوْعِ وَتَعبُّدْ — وَدُعَاءٍ وَحَنِيْن
Dengan penuh kekhusyukan dan ketundukan — Dan doa serta kerinduan
فَاَتٰي جِبْرِيْلُ عِنْدَكْ — وَأَضَاءَ الْغَارَ حَوْلَكْ
Maka Jibril datang kepadamu — Dan gua itu bersinar di sekitarmu
ثُمَّ قَالَ اقْرَأْ وَضَمَّكْ — ذٰلِكَ الرُّوْحُ الْاَمِيْن
Kemudian dia berkata, “Bacalah!” dan memelukmu — Itulah ruh yang terpercaya
قُلْتَ لَا أَدْرِي الْقِرَاءَةْ — فِي هُدُوْءٍ وَبَرَاءَةْ
Engkau berkata, “Aku tidak dapat membaca” — Dengan ketenangan dan ketulusan
نَفَّذَ اللهُ قضَاءَهْ — وَخَتَمْتَ الْمُرْسَلِيْن
Allah telah melaksanakan ketetapan-Nya — Dan engkaulah penutup para rasul
يٰا رَسُوْلَ اللهِ اِنِّي — مَادِحٌ وَالْمَدُ فَنِّي
Wahai Rasulullah, aku ialah seorang pemuji — Dan memuji ialah seni bagiku
حُبُّكَ السَّامِي فَتَنِّي — يٰا اِمَامَ الْعَابِدِيْن
Cintamu yang tinggi memikatku — Wahai pemimpin para ahli ibadah